Hikmah dan Manfaat Menghormati Orang Tua dan Guru
by Tri — Januari 10, 2022
Menghormati orang tua dan guru bukan hanya tradisi, tetapi bagian dari ajaran Islam. Keduanya memiliki kedudukan mulia karena melalui merekalah seorang anak dibimbing menjadi manusia yang lebih baik: orang tua melahirkan, merawat, dan mendidik dengan cinta; sementara guru membekali ilmu agar anak mampu mengarungi kehidupan dengan terang.
A. Pentingnya Hormat dan Patuh kepada Orang Tua
Dalam Islam, berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain) adalah perintah besar setelah beribadah kepada Allah. Di berbagai ayat Al-Qur’an, Allah memerintahkan seorang anak untuk tidak menyekutukan-Nya dan berbuat baik kepada orang tua, khususnya ketika keduanya sudah lanjut usia.
Sikap hormat kepada orang tua diwujudkan melalui:
- berkata lembut,
- bersikap sopan,
- tidak membentak atau meninggikan suara,
- membantu tanpa diminta,
- dan selalu memohon restu atas setiap langkah kehidupan.
Restu Allah sering kali sejalan dengan restu orang tua. Karena itu, sebelum menuntut ilmu, bekerja, menikah, atau memulai apa pun, seorang anak dianjurkan meminta doa restu mereka.
Imam Adz-Dzahabi menjelaskan bahwa bentuk bakti utama kepada orang tua meliputi:
- Menaati perintah orang tua selama tidak bertentangan dengan syariat.
- Menjaga amanah serta harta atau barang yang dititipkan.
- Membantu dan menolong ketika mereka membutuhkan.
Berbakti kepada orang tua bukan sekadar kewajiban, tetapi juga jalan menuju keberkahan hidup.
B. Hormat dan Patuh kepada Guru
Guru adalah perantara ilmu. Apa pun pangkat dan jabatan seseorang hari ini, ia pernah menjadi murid dan berhutang budi pada guru yang mengajarinya. Betapa mulianya kedudukan guru digambarkan oleh penyair Ahmad Syauqi:
“Berdirilah dan hormatilah guru, berilah penghargaan; seorang guru hampir saja seperti seorang rasul.”
Para ulama mencontohkan adab terhadap guru:
- tetap rendah hati meski ilmunya telah tinggi,
- menaati arahan guru sebagaimana pasien mengikuti petunjuk dokter,
- membantu guru tanpa mengharap balasan selain ridha Allah,
- memuliakan guru dan meyakini keilmuan mereka sebagai wasilah cahaya dari Allah.
Dengan menghormati guru, seorang murid akan lebih mudah memahami ilmu yang diajarkan, dan ilmunya akan menjadi keberkahan yang bermanfaat bagi orang lain.
C. Hikmah dan Manfaat Hormat Kepada Orang Tua dan Guru
1. Hikmah Berbakti kepada Orang Tua
Berbakti kepada orang tua membawa banyak faidah:
- Termasuk amal paling utama dalam Islam.
- Mendatangkan ridha Allah dan ridha orang tua.
- Menjadi sebab doa lebih mudah dikabulkan.
- Membuka pintu kelapangan rezeki dan umur panjang.
- Allah menjanjikan surga bagi hamba yang taat dan hormat pada orang tua.
- Dapat menjadi penghapus dosa besar dengan izin Allah.
- Termasuk bagian dari jihad fi sabilillah bagi yang mengurus orang tua dengan ikhlas.
2. Hikmah Menghormati Guru
Menghormati guru juga memberi banyak manfaat dunia dan akhirat:
- Ilmu menjadi berkah dan bermanfaat.
- Pelajaran lebih mudah diserap dan dipahami.
- Ilmu yang diperoleh lebih mudah diamalkan dan diajarkan kembali.
- Mendapat doa dan keberkahan dari guru.
- Allah memudahkan urusan dan memberi kelebihan nikmat.
- Menumbuhkan kesadaran bahwa kelebihan ilmu adalah anugerah Allah, bukan kesombongan pribadi.
Kesimpulan
Menghormati orang tua dan guru adalah bagian dari akhlak seorang muslim. Keduanya menjadi sebab terbukanya jalan rezeki, ilmu yang bermanfaat, dan keberkahan hidup. Siapa yang menjaga adab kepada guru dan orang tuanya, maka Allah akan menjaga hidupnya dengan cara yang tidak disangka-sangka.
Informasi Kontak
Untuk yang membutuhkan layanan edukasi seputar syariat keluarga, aqiqah, dan pembelajaran Islam, dapat menghubungi:
📞 +6281 999 600 700