Apakah Akikah Harus Potong Rambut?
by Aqiqah Surabaya Desember 30, 2021
Banyak orang tua yang bertanya, apakah dalam pelaksanaan akikah bayi harus disertai dengan potong rambut? Pertanyaan ini wajar muncul, terutama bagi Ayah dan Bunda yang ingin menjalankan ibadah akikah sesuai sunnah Rasulullah SAW.
Pada dasarnya, akikah bukan hanya tentang menyembelih kambing. Namun, ada beberapa rangkaian amalan lain yang dianjurkan untuk dilakukan bersamaan.
Dalil tentang Potong Rambut Saat Akikah
Dalam hadits yang diriwayatkan dari Samurah bin Jundab, Rasulullah SAW bersabda:
“Semua anak bayi tergadaikan dengan akikahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama, dan dicukur rambutnya.”
(HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad, dan Ad-Darimi)
Selain itu, Ibnu Abbas juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW menyembelih kambing akikah untuk Hasan dan Husain, cucu beliau. Dari hadits-hadits ini, para ulama menyimpulkan bahwa mencukur rambut bayi merupakan bagian dari sunnah akikah.
Apakah Potong Rambut Wajib dalam Akikah?
Meskipun dianjurkan, mencukur rambut bayi tidak termasuk syarat sah akikah. Artinya, akikah tetap sah meskipun rambut bayi tidak dicukur. Namun demikian, karena perintah ini datang langsung dari Rasulullah SAW, maka hukumnya adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan.
Oleh karena itu, jika orang tua mampu melaksanakannya, sebaiknya potong rambut bayi tetap dilakukan agar rangkaian akikah menjadi lebih sempurna.
Hikmah Mencukur Rambut Bayi
Selain mengikuti sunnah, mencukur rambut bayi juga memiliki beberapa hikmah, di antaranya:
Pertama, membersihkan kotoran yang menempel pada rambut sejak dalam kandungan.
Kedua, membantu pertumbuhan rambut baru yang lebih sehat.
Ketiga, menjadi sarana sedekah dengan menimbang rambut bayi lalu menyedekahkan emas atau perak seberat rambut tersebut, atau nilainya dalam bentuk uang.
Jika orang tua ragu mencukur sendiri, maka boleh meminta bantuan orang yang sudah berpengalaman. Sementara itu, penimbangan rambut bisa menggunakan timbangan dapur atau diperkirakan dengan dilebihkan, karena bersedekah lebih banyak tentu lebih baik.
Pembagian Daging Akikah yang Dianjurkan
Selain mencukur rambut dan memberi nama, daging akikah juga dianjurkan untuk dibagikan kepada fakir miskin dan kaum dhuafa. Bahkan, jika orang tua mengadakan jamuan, sebaiknya tetap memastikan bahwa kaum yang membutuhkan turut merasakan manfaatnya.
Dengan demikian, tujuan utama akikah sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial tetap terjaga.
Kesimpulan
Jadi, apakah akikah harus potong rambut?
Jawabannya: tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan. Potong rambut merupakan sunnah yang melengkapi pelaksanaan akikah agar sesuai tuntunan Rasulullah SAW.