Doa terhindar dari harta haram by Shofi
Oktober 06, 2022
Sebagai seorang Muslim, mencari rezeki yang halal bukan hanya kewajiban, tetapi juga bagian penting dari ibadah. Apa yang kita makan, pakai, dan manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari akan berpengaruh besar terhadap keberkahan hidup, ketenangan hati, hingga diterimanya doa dan amal ibadah.
Islam dengan tegas memerintahkan umatnya untuk mengonsumsi yang halal dan menjauhi yang haram, baik dari sisi zatnya maupun dari cara memperolehnya. Larangan terkait harta dan makanan haram dijelaskan secara jelas dalam Al-Qur’an.
Allah SWT berfirman:
“Dan janganlah kamu memakan harta di antara kamu dengan jalan yang batil, dan (janganlah) kamu menyuap dengan harta itu kepada para hakim, dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 188)
Ayat ini menjadi peringatan keras agar seorang Muslim selalu berhati-hati dalam urusan harta.
Memahami Makna Harta dan Makanan Haram
Dalam pembahasan fiqih, makanan dan harta haram dapat dibagi menjadi dua jenis utama.
1. Haram karena Zatnya (Haram Dzatiyah)
Yaitu sesuatu yang memang sejak awal telah diharamkan oleh syariat untuk dikonsumsi, seperti:
- Daging babi
- Bangkai
- Darah
- Minuman keras dan sejenisnya
Jenis ini haram dalam kondisi apa pun, tanpa melihat bagaimana cara mendapatkannya.
2. Haram karena Cara Memperolehnya
Jenis kedua adalah sesuatu yang pada dasarnya halal, namun berubah menjadi haram karena cara mendapatkannya tidak sesuai syariat, seperti:
- Makanan yang dibeli dengan uang hasil riba
- Daging sapi hasil curian
- Hasil korupsi, penipuan, atau manipulasi
- Suap dan harta yang diperoleh dengan jalan batil
Meskipun bentuknya halal, statusnya menjadi haram karena prosesnya melanggar ketentuan Allah.
Dampak Buruk Mengonsumsi Harta Haram
Mengonsumsi harta atau makanan haram tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga pada sisi spiritual. Beberapa dampaknya antara lain:
- Doa sulit dikabulkan
- Hati menjadi keras dan gelisah
- Hilangnya keberkahan dalam hidup
- Rusaknya akhlak dan ketenangan batin
Rasulullah ﷺ bahkan mengingatkan bahwa seseorang yang makan dari yang haram, maka doanya tertolak meskipun ia rajin beribadah.
Ketika Tidak Sengaja Terjerumus pada yang Haram
Dalam realita kehidupan, tidak semua orang sengaja mencari yang haram. Ada kalanya seseorang tidak tahu atau tidak sadar bahwa harta yang ia miliki bercampur dengan unsur yang tidak halal. Oleh karena itu, Islam tidak hanya memerintahkan usaha, tetapi juga mengajarkan untuk senantiasa berdoa dan memohon perlindungan kepada Allah SWT.
Doa Terhindar dari Harta Haram

Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ untuk menjaga diri dari harta haram adalah sebagai berikut:
Arab:
“Allahummak finī bi ḥalālika ‘an ḥarāmika, wa aghninī bi faḍlika ‘amman siwāka.”
Artinya:
“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal sehingga aku terhindar dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu agar aku tidak bergantung kepada selain-Mu.”
(HR. Tirmidzi)
Doa ini sangat relevan untuk diamalkan setiap hari, terutama saat kita berikhtiar mencari nafkah dan rezeki.
Mengiringi Ikhtiar dengan Doa
Selain membaca doa, seorang Muslim juga dianjurkan untuk:
- Berusaha mencari nafkah dengan cara yang jujur
- Menjauhi praktik riba, suap, dan kecurangan
- Memastikan kehalalan makanan dan harta
- Memperbanyak sedekah dan istighfar
Dengan ikhtiar dan doa yang seimbang, insyaAllah rezeki yang kita terima menjadi rezeki yang halal, thayyib, dan penuh keberkahan.
Penutup
Menjaga diri dari harta haram adalah bentuk ketakwaan kepada Allah SWT. Bukan soal banyak atau sedikitnya rezeki, tetapi tentang kehalalan dan keberkahannya. Dengan mengonsumsi yang halal dan senantiasa berdoa agar dijauhkan dari yang haram, hidup akan terasa lebih tenang dan ibadah pun lebih bermakna.
Semoga Allah SWT senantiasa mencukupkan kita dengan rezeki yang halal dan baik, serta melindungi kita dari segala bentuk harta yang haram.
Aqiqoh Nurul Hayat
Alhamdulilah kami bangga menjadi bagian dari sebuah gerakan dakwah dan kemanusiaan yang bahu membahu dalam wadah :