Tata cara Penyembelihan Hewan Aqiqah

by Tri

Januari 11, 2022

Tata cara Penyembelihan Hewan Aqiqah

Tata cara penyembelihan hewan aqiqah sesuai ajaran Islam sangat penting untuk dipahami oleh setiap Muslim. Hal ini bertujuan agar hewan yang disembelih halal, sah, dan membawa keberkahan. Aqiqah sendiri merupakan ibadah yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran seorang anak, yang sering disebut juga sebagai walimah al-maulid.

Dalam buku Fiqih Aqiqah Perspektif Mazhab Syafi’i, Ustadz Muhammad Ajib, M.A. menjelaskan bahwa hukum aqiqah menurut jumhur ulama adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan bagi orang tua yang mampu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, maka hendaklah disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.”
(HR. Ibnu Majah No. 3165 – Shahih)

Hewan yang digunakan untuk aqiqah boleh berupa kambing, sapi, atau unta. Namun, di Indonesia mayoritas umat Islam menggunakan kambing sebagai hewan aqiqah. Para ulama mazhab Syafi’i juga menganjurkan orang tua untuk hadir dan menyaksikan proses penyembelihan sebagai bentuk keterlibatan dalam ibadah aqiqah.

Tata Cara Menyembelih Hewan Aqiqah Sesuai Syariat

Berikut adalah tata cara penyembelihan hewan aqiqah yang dianjurkan dalam Islam:

1. Menghadapkan ke Arah Kiblat

Sebelum penyembelihan dilakukan, hewan aqiqah disunnahkan untuk dihadapkan ke arah kiblat. Begitu pula penyembelih atau jagal, dianjurkan menghadap kiblat sebagai bentuk penghormatan terhadap ibadah yang sedang dilaksanakan.

2. Membaca Basmalah

Saat akan menyembelih, penyembelih dianjurkan membaca basmalah. Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa membaca basmalah saat menyembelih hukumnya sunnah. Apabila sengaja tidak membaca basmalah, maka sembelihan tetap sah, namun dihukumi makruh.

3. Membaca Takbir

Setelah membaca basmalah, disunnahkan membaca takbir. Para ulama mazhab Syafi’i sepakat bahwa membaca takbir bersamaan dengan basmalah adalah amalan yang dianjurkan.

Ucapan yang dibaca adalah:
“Bismillahi wallahu akbar.”
Artinya: Dengan menyebut nama Allah, dan Allah Maha Besar.

4. Membaca Shalawat kepada Nabi

Selain basmalah dan takbir, disunnahkan pula membaca shalawat kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Imam Nawawi dan dinukil dari pendapat Imam Syafi’i dalam kitab Al-Umm.

5. Membaca Doa Aqiqah

Setelah itu, dianjurkan membaca doa aqiqah sebagai berikut:

Latin:
Allahumma minka wa ilaika, Allahumma inna hadzihi aqiqatu fulan.

Artinya:
Ya Allah, ini berasal dari-Mu dan kembali kepada-Mu. Ya Allah, sesungguhnya ini adalah aqiqah dari fulan.

Dengan membaca doa tersebut, penyembelihan hewan aqiqah diharapkan menjadi ibadah yang diterima dan membawa keberkahan bagi anak serta keluarganya.

Semoga bermanfaat.

Aqiqoh Nurul Hayat
Alhamdulillah, kami bangga menjadi bagian dari gerakan dakwah dan kemanusiaan yang terus berkontribusi bagi umat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Aqiqah No. #1 di Indonesia dengan 52 cabang. Dipercaya keluarga Indonesia dan para artis.

Hidangan lezat dari kambing pilihan, dimasak oleh juru masak berpengalaman, siap menjadikan momen tasyakuran atau berbagi Anda lebih bermakna.

KANTOR PUSAT

Perum IKIP Gunung Anyar B-48 Surabaya.

Buka Setiap Hari : 08.00 - 21.00 WIB

HOTLINE : 0822 2955 1842

QUICK LINK

Kantor Cabang

Paket Aqiqah

Testimoni Artis

FAQ Seputar Aqiqah

Scroll to Top