by Tri Wahyudi
Januari 06, 2022
Memiliki anak merupakan anugerah yang sangat besar bagi setiap orang tua. Kehadiran seorang anak dalam rumah tangga sering dipandang sebagai bentuk rezeki dan amanah dari Allah SWT. Oleh karena itu, Islam menganjurkan orang tua untuk mensyukuri kelahiran anak dengan melaksanakan aqiqah.
Dalam ajaran Islam, aqiqah merupakan ibadah sunnah yang dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas kelahiran anak. Saat ini, pelaksanaan aqiqah juga semakin mudah karena tersedia berbagai layanan aqiqah yang praktis dan sesuai syariat. Agar ibadah ini semakin mantap dijalankan, penting bagi orang tua untuk memahami keutamaan aqiqah bagi anak.
Keutamaan Diadakannya Aqiqah untuk Anak
1. Menambah Pahala bagi Orang Tua dan Anak
Melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh, keempat belas, atau kedua puluh satu setelah kelahiran anak dapat menjadi ladang pahala, baik bagi orang tua maupun bagi anak. Aqiqah merupakan sunnah Rasulullah SAW, sehingga menjalankannya menjadi bukti kecintaan kita kepada beliau.
Selain itu, dengan menghidupkan sunnah Rasulullah SAW, keluarga yang melaksanakan aqiqah diharapkan mendapatkan keberkahan dalam kehidupannya. Oleh karena itu, aqiqah sebaiknya dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, mulai dari pemilihan hewan hingga proses penyembelihan.
Agar pelaksanaan aqiqah berjalan dengan baik, orang tua dianjurkan memilih layanan aqiqah yang telah bersertifikat halal dan ditangani oleh tenaga yang berpengalaman. Dengan demikian, ibadah aqiqah dapat terlaksana secara sah dan penuh keberkahan.
2. Meningkatkan Nilai Ibadah dan Kebersamaan
Pelaksanaan aqiqah biasanya dilakukan dengan mengundang keluarga, tetangga, serta orang-orang terdekat. Namun, acara aqiqah bukan sekadar pembagian hidangan dari daging kambing saja.
Pada umumnya, acara aqiqah juga diisi dengan berbagai amalan ibadah, seperti pembacaan Al-Qur’an, tahlil, shalawat, serta tausiyah yang disampaikan oleh ustadz atau ustadzah. Dengan adanya rangkaian ibadah tersebut, aqiqah dapat menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Selain itu, aqiqah juga mempererat tali silaturahmi dan memperkuat hubungan sosial di lingkungan sekitar.
3. Membersihkan dan Mendoakan Kebaikan bagi Anak
Keutamaan aqiqah bagi anak selanjutnya adalah sebagai bentuk doa agar anak dijauhkan dari penyakit dan keburukan. Hal ini diwujudkan melalui prosesi pemotongan rambut bayi yang dilakukan saat aqiqah.
Prosesi ini melambangkan harapan orang tua agar anak tumbuh dalam keadaan sehat, bersih, dan terjaga dari hal-hal yang membahayakan. Oleh sebab itu, aqiqah menjadi ibadah yang sangat dianjurkan bagi orang tua yang baru dikaruniai anak.
4. Bentuk Kepedulian Sosial
Aqiqah juga mengajarkan kepedulian sosial. Daging aqiqah yang dibagikan kepada tetangga, kerabat, dan orang-orang yang membutuhkan menjadi sarana berbagi kebahagiaan atas kelahiran anak.
Dengan berbagi hidangan aqiqah, orang tua tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Penutup
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa aqiqah memiliki banyak manfaat dan keutamaan bagi anak. Selain membawa kebaikan bagi anak dan orang tua, aqiqah juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial.
Agar pelaksanaan aqiqah berjalan lancar dan sesuai syariat, orang tua dapat memanfaatkan layanan aqiqah yang terpercaya dan berpengalaman. Dengan demikian, ibadah aqiqah dapat dilaksanakan dengan mudah, praktis, dan penuh keberkahan.