Hukum Aqiqah Anak: Pentingnya Syukur dan Tanggung Jawab Orang Tua

Ayah Bunda yang dirahmati Allah, kelahiran buah hati adalah anugerah sekaligus amanah besar dari Allah SWT. Rasa bahagia yang hadir tentu ingin kita wujudkan dalam bentuk syukur yang nyata. Salah satu caranya adalah dengan menunaikan ibadah aqiqah.

Namun, masih banyak yang bertanya: sebenarnya bagaimana hukum aqiqah anak dalam Islam? Apakah wajib atau hanya sunnah? Kapan waktu terbaik melaksanakannya?

Mari kita bahas secara lengkap dan mudah dipahami.


Apa Itu Aqiqah?

Secara bahasa, aqiqah berasal dari kata yang berarti “memotong”. Maknanya merujuk pada dua hal:

  1. Mencukur rambut bayi setelah lahir
  2. Menyembelih hewan sebagai bentuk syukur atas kelahiran anak

Secara syar’i, aqiqah adalah penyembelihan hewan karena kelahiran anak sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, dengan tata cara dan ketentuan tertentu sesuai sunnah Rasulullah SAW.


Hukum Aqiqah Anak dalam Islam

Mayoritas ulama sepakat bahwa hukum aqiqah anak adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan bagi orang tua yang mampu.

Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya dan diberi nama.”
(HR. Ahmad dan Ashhabus Sunan)

Dalam hadis lain disebutkan:

“Barang siapa di antara kalian yang ingin menyembelih bagi anaknya, maka silakan lakukan.”
(HR. Ahmad, Abu Dawud, An-Nasa’i)

Kata “ingin” dalam hadis tersebut menunjukkan bahwa aqiqah bukan kewajiban, tetapi sangat dianjurkan.


Waktu Terbaik Pelaksanaan Aqiqah

Waktu yang paling utama adalah hari ketujuh setelah kelahiran.

Jika belum mampu, maka bisa dilaksanakan pada:

  • Hari ke-14
  • Hari ke-21

Bahkan jika belum juga memungkinkan, aqiqah tetap boleh dilakukan kapan saja ketika orang tua sudah mampu. Islam adalah agama yang memudahkan, bukan memberatkan.


Siapa yang Bertanggung Jawab?

Tanggung jawab aqiqah berada pada orang tua, khususnya ayah sebagai penanggung nafkah.

Namun, jika hingga anak dewasa belum diaqiqahi, maka anak tersebut boleh mengaqiqahi dirinya sendiri ketika sudah mampu. Ini diperbolehkan oleh sebagian ulama sebagai bentuk menyempurnakan sunnah.


Ketentuan Hewan Aqiqah

Hewan aqiqah memiliki syarat yang mirip dengan hewan kurban:

  • Sehat dan tidak cacat
  • Cukup umur
  • Tidak kurus atau sakit

Jenis hewan yang digunakan bisa berupa kambing, domba, sapi, atau unta.

Adapun jumlahnya:

  • Anak laki-laki: 2 ekor kambing
  • Anak perempuan: 1 ekor kambing

Namun, jika untuk anak laki-laki hanya mampu 1 ekor kambing, tetap sah dan diperbolehkan.

Perlu diketahui, aqiqah tidak boleh berserikat seperti kurban. Jika menggunakan sapi atau unta, maka hewan tersebut hanya untuk satu anak.


Pembagian Daging Aqiqah

Berbeda dengan kurban, daging aqiqah dianjurkan untuk dibagikan dalam keadaan sudah dimasak.

Daging tersebut boleh:

  • Dimakan sebagian oleh keluarga
  • Dibagikan kepada fakir miskin
  • Diberikan kepada tetangga dan kerabat
  • Atau seluruhnya disedekahkan

Bahkan, mengundang kerabat dan tetangga untuk makan bersama juga termasuk sunnah yang dianjurkan.


Hikmah Aqiqah bagi Anak dan Orang Tua

Menunaikan aqiqah bukan sekadar tradisi, tetapi ibadah penuh makna. Di antaranya:

  • Bentuk rasa syukur kepada Allah SWT
  • Menghidupkan sunnah Rasulullah SAW
  • Mempererat silaturahmi
  • Berbagi kebahagiaan dengan sesama
  • Mendoakan keberkahan bagi sang anak

Aqiqah juga menjadi simbol tanggung jawab orang tua terhadap amanah yang Allah titipkan.


Kesimpulan

Hukum aqiqah anak adalah sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan bagi orang tua yang mampu. Waktu terbaiknya hari ketujuh, namun tetap boleh dilakukan di hari lain ketika sudah memiliki kemampuan.

Aqiqah bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi tentang syukur, tanggung jawab, dan doa untuk masa depan buah hati.

Semoga Allah SWT memudahkan Ayah Bunda dalam menunaikan sunnah ini dan menjadikan anak-anak kita generasi yang sholeh dan sholehah. Aamiin

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Aqiqah No. #1 di Indonesia dengan 52 cabang. Dipercaya keluarga Indonesia dan para artis.

Hidangan lezat dari kambing pilihan, dimasak oleh juru masak berpengalaman, siap menjadikan momen tasyakuran atau berbagi Anda lebih bermakna.

KANTOR PUSAT

Perum IKIP Gunung Anyar B-48 Surabaya.

Buka Setiap Hari : 08.00 - 21.00 WIB

HOTLINE : 0822 2955 1842

QUICK LINK

Kantor Cabang

Paket Aqiqah

Testimoni Artis

FAQ Seputar Aqiqah

Scroll to Top