Bolehkah Orang Tua Memakan Daging Aqiqah Anaknya? Ini Jawaban yang Menenangkan Hati

Bolehkah Orang Tua Memakan Daging Aqiqah Anaknya?

Ayah Bunda, di tengah kebahagiaan menyambut kelahiran si kecil, kadang muncul satu pertanyaan yang cukup membuat galau:

Bolehkah orang tua memakan daging aqiqah anaknya?

Ada yang bilang tidak boleh. Ada juga yang menyarankan harus dibagikan semua. Lalu mana yang benar?

Tenang, mari kita luruskan berdasarkan penjelasan syariat.


Jawaban Ulama: Orang Tua Boleh Memakan Daging Aqiqah

Berdasarkan pendapat mayoritas ulama, bolehkah orang tua memakan daging aqiqah anaknya? Jawabannya: boleh, bahkan dianjurkan.

Tidak ada larangan bagi orang tua untuk menikmati sebagian daging aqiqah.

Mengapa?

Karena hukum aqiqah dalam beberapa hal dianalogikan dengan ibadah kurban. Dalam kurban, orang yang berkurban justru disunnahkan untuk memakan sebagian dagingnya.

Hal ini selaras dengan firman Allah dalam Surah Al-Hajj ayat 28 yang menganjurkan untuk memakan sebagian dan membagikan sebagian lainnya kepada yang membutuhkan.

Artinya, keluarga yang beraqiqah tetap boleh menikmati keberkahan tersebut.


Bagaimana Pembagian Daging Aqiqah?

Secara umum, pembagian daging aqiqah dianjurkan:

  • Sepertiga untuk keluarga (termasuk orang tua)
  • Sepertiga untuk kerabat & tetangga
  • Sepertiga untuk fakir miskin

Namun pembagian ini bukan aturan kaku. Yang terpenting adalah semangat berbagi dan rasa syukur.

Jadi, Ayah Bunda tidak perlu merasa bersalah jika ikut menikmati hidangan aqiqah si kecil.

Justru itu bagian dari kebahagiaan dan keberkahan.


Kenapa Muncul Anggapan Tidak Boleh?

Biasanya ini berasal dari kesalahpahaman tradisi atau cerita turun-temurun yang tidak memiliki dalil kuat.

Padahal, tujuan aqiqah adalah:

✔ Bentuk syukur kepada Allah
✔ Berbagi kebahagiaan
✔ Mempererat silaturahmi
✔ Mendoakan kebaikan untuk anak

Tidak ada dalil sahih yang melarang orang tua memakan daging aqiqah anaknya.


Tetap Perhatikan Tata Cara Aqiqah yang Syar’i

Walaupun orang tua boleh memakan daging aqiqah, tetap ada aturan yang harus diperhatikan:

  • Hewan harus kambing atau domba
  • Sehat dan tidak cacat
  • Cukup umur
  • Disembelih sesuai syariat

Aqiqah adalah ibadah, jadi pelaksanaannya harus benar.


Solusi Praktis Aqiqah Tanpa Ribet & Tetap Amanah

Setelah tahu bahwa orang tua boleh menikmati daging aqiqah, biasanya muncul pertanyaan berikutnya:

“Bagaimana mengurus aqiqah yang syar’i tapi tetap hemat dan tidak repot?”

Di sinilah layanan profesional menjadi solusi.

Sebagai bagian dari Aqiqah Nurul Hayat, Aqiqah Khidmat hadir membantu Ayah Bunda mewujudkan aqiqah yang:

  • Hewannya sehat & sesuai syariat
  • Penyembelihan islami
  • Masakan higienis & lezat
  • Harga tetap ramah di kantong

Dengan konsep “Hemat tapi Amanah”, Ayah Bunda bisa fokus pada kebahagiaan bersama si kecil tanpa harus repot mengurus teknis.


Kesimpulan

Jadi, masih galau?

Bolehkah orang tua memakan daging aqiqah anaknya? Jawabannya: boleh, bahkan dianjurkan.

Nikmati sebagian, bagikan sebagian, dan rasakan keberkahan bersama keluarga.

Semoga aqiqah si kecil menjadi pembuka pintu kebaikan dan keberkahan untuk seluruh keluarga 🤍

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Aqiqah No. #1 di Indonesia dengan 52 cabang. Dipercaya keluarga Indonesia dan para artis.

Hidangan lezat dari kambing pilihan, dimasak oleh juru masak berpengalaman, siap menjadikan momen tasyakuran atau berbagi Anda lebih bermakna.

KANTOR PUSAT

Perum IKIP Gunung Anyar B-48 Surabaya.

Buka Setiap Hari : 08.00 - 21.00 WIB

HOTLINE : 0822 2955 1842

QUICK LINK

Kantor Cabang

Paket Aqiqah

Testimoni Artis

FAQ Seputar Aqiqah

Scroll to Top