April 09, 2018
Cara Mengatasi Morning Sickness pada Awal Kehamilan
Morning sickness sering kali menjadi keluhan utama para ibu hamil, terutama pada awal kehamilan. Kondisi ini ditandai dengan rasa mual dan muntah yang bisa muncul tidak hanya di pagi hari, tetapi juga siang, malam, bahkan sepanjang hari.
Agar morning sickness tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, penting bagi ibu hamil untuk mengetahui penyebab serta cara mengatasinya dengan tepat.
Apa Itu Morning Sickness?
Morning sickness adalah kondisi mual dan muntah yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan. Meski disebut “morning”, kenyataannya keluhan ini bisa muncul kapan saja. Setiap ibu hamil bisa merasakan tingkat keparahan yang berbeda-beda, mulai dari ringan hingga cukup berat.
Penyebab Morning Sickness
Salah satu penyebab utama morning sickness adalah perubahan hormon kehamilan, terutama pada trimester pertama. Beberapa faktor yang memengaruhi antara lain:
1. Perubahan Hormon Kehamilan
Hormon human chorionic gonadotropin (hCG) yang diproduksi plasenta diduga berperan besar dalam memicu mual dan muntah. Hormon ini berfungsi menjaga kehamilan dan menstabilkan hormon progesteron.
2. Indera Penciuman yang Lebih Sensitif
Saat hamil, indera penciuman wanita biasanya menjadi lebih tajam. Bau tertentu yang sebelumnya tidak mengganggu bisa memicu rasa mual.
Cara Mengatasi Morning Sickness Secara Alami
Jika morning sickness masih tergolong ringan hingga sedang, ibu hamil dapat mencoba beberapa cara berikut di rumah:
1. Istirahat yang Cukup
Kelelahan dapat memperparah rasa mual. Pastikan ibu hamil mendapatkan waktu istirahat yang cukup setiap hari.
2. Makan Sebelum Bangun Tidur
Saat bangun pagi, cobalah makan roti kering atau biskuit sebelum beranjak dari tempat tidur. Cara ini juga bisa dilakukan jika terbangun di malam hari.
3. Perbanyak Minum Air Putih
Minum air putih di pagi hari membantu mengurangi rasa mual dan mencegah dehidrasi.
4. Hindari Makanan Panas dan Beraroma Tajam
Makanan panas cenderung memiliki aroma lebih kuat yang bisa memicu mual. Biarkan makanan agak dingin sebelum dikonsumsi.
5. Pilih Makanan Mudah Dicerna
Konsumsi makanan tinggi protein dan karbohidrat seperti:
- Keju
- Biskuit atau kraker
- Susu dan yoghurt
- Selai kacang
- Buah apel
6. Makan Sedikit tapi Sering
Lebih baik makan dengan porsi kecil setiap 1–2 jam dibandingkan makan dalam porsi besar sekaligus.
7. Konsumsi Jahe
Jahe dikenal efektif membantu mengurangi mual. Ibu hamil bisa mengonsumsi minuman jahe atau permen jahe.
8. Hindari Pemicu Mual
Kenali makanan atau bau tertentu yang memicu mual, lalu sebisa mungkin hindari.
9. Hirup Udara Segar
Berjalan santai di pagi atau sore hari dapat membantu meredakan mual. Pastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik.
10. Jauhi Asap Rokok
Ibu hamil disarankan untuk tidak merokok dan menghindari asap rokok karena dapat memperparah morning sickness.
11. Konsumsi Vitamin B6
Makanan yang mengandung vitamin B6 seperti biji-bijian utuh dan kacang-kacangan dapat membantu mengurangi mual. Suplemen vitamin B6 juga bisa dikonsumsi sesuai anjuran dokter.
12. Kelola Pikiran dan Stres
Jangan terlalu fokus pada rasa mual. Lakukan aktivitas ringan dan menyenangkan untuk mengalihkan perhatian.
Kapan Morning Sickness Akan Berakhir?
Pada umumnya, morning sickness akan membaik saat usia kehamilan memasuki 12 minggu. Namun, pada beberapa wanita, keluhan ini bisa berlangsung hingga bulan ke-3 atau ke-4, bahkan sepanjang kehamilan.
Waspadai Hiperemesis Gravidarum (HG)
Pada kondisi tertentu, morning sickness bisa berkembang menjadi hiperemesis gravidarum (HG), yaitu mual dan muntah berlebihan yang serius. Ciri-cirinya antara lain:
- Muntah lebih dari 3–5 kali sehari
- Sulit makan dan minum
- Berat badan menurun
- Dehidrasi
- Bahkan muntah hingga puluhan kali dalam sehari
HG berisiko membahayakan ibu dan janin sehingga memerlukan penanganan medis segera.
Segera periksakan diri ke dokter kandungan jika:
- Mual dan muntah tidak kunjung membaik
- Berat badan terus menurun
- Muntah darah
- Gejala berlanjut hingga bulan keempat kehamilan
Semoga informasi ini membantu ibu hamil menjalani masa awal kehamilan dengan lebih nyaman dan sehat.
Aqiqah Nurul Hayat
Alhamdulillah, kami bangga menjadi bagian dari gerakan dakwah dan kemanusiaan yang terus berbagi manfaat untuk keluarga Indonesia.